Showing posts with label Motivation. Show all posts
Showing posts with label Motivation. Show all posts

Wednesday, March 28, 2012

Bill Gates

Tahun 1972 perusahaan Intel berhasil membuat komputer mini yang bernama 8080. Hal tersebut membuat William H Gates III yang biasa dikenal sebagai Bill Gates kagum karena ukurannya yang lebih kecil dari komputer masa itu. Bill Gates bersama rekannya yang bernama Paul kemudian memcoba membuat mesin penghitung data statistik. Mesin tersbut diberi nama Traf-O-Data, namun ternyata tidak laku di pasaran.
Tahun 1973, Gates melanjutkan kuliah di Universitas Harvard. Namun konsentrasinya buyar, ketika pada tahun 1974 ditemukan mesin penghitung yang lebih bagus dari buatannya. Hal tersebut mamacu semangatnya untuk mencoba kembali pemikirannya terdahulu. Selanjutnya Gates bekerja sama lagi dengan Paul untuk membuat program komputer pribadi (personal computer). Akhirnya perjuangan mereka berhasil dengan terciptanya program Microcomputer Software yang disingkat Microsoft. Waktu ke wakru program tersebut terus disempurnakan. Misalnya, program yang awalnya berdasarkan kata MS-DOS dikembangkan menjadi program yang memakai gambar, yaitu Windows pada tahun 1993. Kemudian Windows dikembangkan lagi menjadi Multimedia, atas perjuangannya, akhirnya Bill Gates berhasil mewujudkan impiannya bahkan terkenal ke seluruh penjuru dunia.
Sumber : Republika, 21 Februari 2003

Thursday, March 22, 2012

Apa Itu Sukses???

Kesuksesan adalah sesuatu yang pastinya setiap orang ingin mendapatkannya. Sebenarnya apa makna kesuksesan itu sendiri? Banyak orang beranggapan bahwa sukses itu ya pokoknya punya uang banyak, mobil dan rumah mewah, dan sebagainya. Kesuksesan bukanlah sebuah pencapaian yang diperoleh secara kebetulan, kesuksesan itu pasti ada sebuah perencanaan yang matang. Perencanaan saja ternyata tidaklah cukup, kita tidak bisa berencana hari ini kemudian berharap memperoleh kesuksesan esok. Waktu yang kita butuhkan untuk menuai sebuah kesuksesan relatif lama. Maksudnya relatif, jangan Anda membandingkan kemampuan seseorang dengan orang lain. Mereka memiliki kemampuan yang berbeda dan berasal dari background keluarga yang berbeda pula.
Dengan waktu yang relatif lama itulah, seseorang juga pasti berprasangka buruk yang membuat dirinya kuang termotivasi. Jika Anda ingin sukses, buatlah diri Anda menjadi senantiasa termotivasi. Motivasi itu sendiri bisa berasal dari manapun, baik itu keluarga, sahabat  Anda ataupun dari diri Anda sendiri. Anda bisa termotivasi karena pasti ada hal-hal yang kurang baik yang Anda ingin hindari, atau motivasi itu sendiri juga bisa diperoleh karena ada sesuatu yang ingin Anda capai. Oleh karena itu buatlah sebuah planning yang sesuai dengan yang Anda inginkan dan sesuai dengan kemampuan Anda. Adalah diri Anda sendiri yang mampu mengukur seberapa hebat kemampuan Anda.
Bagaimana ketika Anda terjatuh atau gagal? Tak ada seseorangpun yang bisa mengajarkan Anda cara untuk selalu berhasil setiap waktu. Namun ketika gagal dan lalu bangkit, Anda sudah termasuk berhasil. Jarang sekali orang yang  gagal kemudian langsung bangkit, bahkan yang ada justru mereka terus larut dalam kegagalan itu. Kegagalan adalah hal yang wajar dalam mencapai suatu kesuksesan. Kita ambil hikmahnya saja, dan berprinsip tidak ada yang sia-sia. Hidup manusia tidak selamanya manis, pasti ada pahitnya. Bahkan justru dari pahit itulah Anda bisa merasakan apa itu manis.
Apapun makna sebuah kesuksesan bagi Anda, yang terpenting janganlah sombong. Sombong bukanlah hasil yang diperoleh dari kesuksesan. Ingat suatu saat Anda bisa jatuh, walaupun Anda sudah di atas sekalipun.
Terimakasih sudah membaca.

Friday, December 23, 2011

Takut gagal. –Bukanlah Alasan-


Banyak orang yang ketika ditanya mengapa tidak mencoba, kebanyakan akan menjawab “Takut gagal”. Gagal adalah hal yang banyak ditakuti setiap korang karena berbagai hal, mulai dari kegagalan itu memalukan ataupun kegagalan intu akan membuang waktu. Apapun alasannya kegagalan itu perlu, dan jangan bertanya mengapa kita gagal, tetapi cobalah bertanya untuk apa kita gagal dan yakinlah kegagalan tersebut tidak akan terulang untuk kedua kalinya.
Ingat yang gagal bukan hanya Anda saja. Di luar sana banyak orang gagal dan keberhasilan mereka membawa manfaat bagi orang-orang sekitarnya. Bahkan seorang penemu lampu pijar saja menghabiskan waktu dalam hidupnya untuk mengalami 9000 lebih kegagalan demi sebuah benda yang kita manfaatkan sekarang.
Pernah mendengar kisah nyata dan pahit dari Abraham Lincoln, presiden ke-16 Amerika? Tahun 1831 dia mengalmi kebangkrutan dalam usahanya. Tahun 1832 dia menderita kekalahan dalam pemilihan tingkat lokal. Tahun 1833 dia kembali bangkrut. Tahun 1835 istrinya meninggal dunia. Tahun 1836 dia menderita tekanan mental yang sangat berat dan hampir saja masuk rumah sakit jiwa. Tahun 1837, dia kalah dalam suatu kontes pidato. Tahun 1840, ia gagal dalam pemilihan anggota senat AS. Tahun 1842, dia menderita kekalahan untuk duduk di dalam kongres AS. Tahun 1848 ia kalah lagi di kongres. Tahun 1855, lagi-lagi gagal di senat. Tahun 1856 ia kalah dalam menduduki kursi wakil presiden. Tahun 1858 ia kalah lagi di senat. Tahun 1860 akhirnya dia menjadi presiden Amerika Serikat. Pada intinya adalah jangan pernah menyerah dengan berbagai kegagalan yang pernah dialami, bahkan seberat apapun cobaan itu.
Mungkinkita perlu belajar dari kata ini “I don't measure a man's success by how high he climbs but how high he bounces when he hits bottom” (George Patton). Artinya kesuksesan seseorang tidaklah diukur dari seberapa tinggikah tingatannya, melainkan diukur dari seberapa cepat dia bangkit dari kegagalannya. Sekali lagi, gagal itu bisa datang sewaktu-waktu, tapi kita juga tidaklah harus mengaliminya. Pengalaman kegagalan orang lain dapat menjadi pelajaran bagi kita.

Sekian dari saya, terima kasih sudah membaca. Remember you CAN because you THINK you can.

Wednesday, September 28, 2011

Belajar dengan Mentor dan Otodidak


Lihatlah kedua grafik di samping, ya seperti itulah saya membandingkan cara belajar “dengan seorang mentor (guru)” dan “otodidak (belajar sendiri)”. Dengan melihat grafiknya sendiri, pasti anda sudah tahu apa yang saya maksud. Jika ada dua orang yang belajar, yang satu dengan mentor dan yang lainnya dengan otodidak pasti beberapa hal yang membedakan keduanya. Inilah hal-hal yang si anak akan rasakan jika memilih belajar dengan seorang mentor (guru).
1.       Masalah “Waktu”, anak yang belajar dengan seorang mentor munkin saja lebih cepat memperoleh hasil dibandingkan dengan anak yang belajar dengan otodidak. Akan tetapi hal ini juga belum tentu benar, karena dipengaruhi bagaimana karakter si anak dan juga bagaimana kualitas si mentor.
2.       Ketika semangat si anak turun, mungkin si mentor dapat memberikan semangat. Bagaimana dengan anak yang belajar otodidak? Si pemberi semangat ialah dirinya sendiri.
3.       Ketika si anak jatuh dan mengalami kegagalan. Anak yang belajar dengan seorang mentor, kemingkinan akan langsung bangkit karena sekali lagi peran si mentor sangatlah penting. Bagaimana dengan anak yang belajar otodidak? Sekali dia mengalami kegagalan, belum tentu dia langsung bangkit malahan rasa putus asa dan kecewa yang akan dirasakan.
Itulah keuntungan anak yang belajar dengan seorang mentor (guru). Akan tetapi bukan berarti belajar dengan otodidak itu salah dan tidak ada untungnya. Izinkan saya menjelaskannya
1.       Masalah “Waktu”, anak yang belajar dengan otodidak memiliki waktu yang terbatas. Berbeda dengan anak yang belajar dengan mentor, cara belajar mereka pastinya disesuaikan dengan jadwal.
2.       Masalah “Biaya”, jelas belajar dengan otodidak akan lebih menguntungkan.
3.       Dan satu hal lagi yang perlu diketahui. Jika seorang anak belajar dengan mentor dan ingin belajar dari A ke C pastinya ia akan mengetahui A, B, dan C saja. Berbeda dengan si anak yang anak belajar dengan otodidak dan sama-sama ingin belajar dari A ke C, ia juga akan mengetahui A, B, dan C bahkan mungkin hal lain seperti D, E, F.
Seperti itulah perbedaannya. Setiap hal pastilah memilki sisi baik dan sisi buruknya, tergantung bagimana cara kita mengatasinya.
Sekian terima kasih....
Silakan tinggalkan komentar...